Membincang legenda musik rock Indonesia, tidak bisa dilepaskan dengan adanya Ucok AKA Harahap. Pergulatannya dengan musik rock bisa dibilang melalui proses yang cukup lama. Perjalanan karirnya yang pasang-surut, tidak lantas membuat dirinya berhenti jadi anak rock.

Kisah fenomenal atraksi Ucok diatas panggung menjadi cerita turun temurun para penggila musik cadas tanah air. Aksi minum darah kelinci, mengusung peri mayat, hingga berlari dan meloncat diatas panggung menjadi sajian seru para penikmat musiknya saat itu.

Nama Ucok sangat lekat dengan grup band bentukannya, AKA. AKA yang kependekan dari Apotik Kali Asin merupakan tempat atau basecamp-nya Ucok untuk latihan dan mencari inspirasi.

Ucok yang gokil ternyata menyimpan kisah hidup yang menarik, unik dan sangat layak dibagi. Ucok kecil dengan sifat-sifat keteladannya dan  dengan jiwa sosial yang tinggi, memberi inspirasi bagi siapapun yang hidup dalam lingkungan tempat tinggal dimana disana hidup si kaya dan si miskin.

Terlahir dengan nama Andalus Datoe Oloan Harahap, Ucok memiliki kisah menarik. Masa kecilnya di Surabaya menyimpan begitu banyak kenangan. Papi-nya yang Apoteker dan pemain musik keroncog handal,  dan Mami-nya yang guru dansa dan pemain drama ikut memberikan aliran darah seni kepada Ucok. Ini juga yang membuat tekad Ucok kuat untuk konsisten di bidang musik.

Dalam aksi panggungnya, Ucok tidak segan-segan men-setting berbagai adegan teatrikal, mulai dari  menggantungkan diri di pohon, memboyong peti  mati, hingga dirajam oleh algojo. Mungkin ini pula yang membuat konsernya selalu luber dengan penonton. Sang penyelenggara yang mengundang Ucok tidak segan-segan menetapkan ayat dalam kontrak tentang permintaan atas adegan heboh ini.

Kehidupan Ucok yang nyentrik dan terkenal juga tidak bisa dilepaskan dari perempuan. Beberapa perempuan yang pernah singgah dihatinya, diantaranya ; Farida, Imlah, Sri Lea, Lisa Widiart, dan Nani.

Kisah Ucok bermusik, berseteru hingga kisah percintaan dengan sejumlah wanita menjadi suguhan menarik dalam  buku terbitan Elex Media Komputindo ini. Penulis yakin, pasti belum banyak yang tahu jika Ucok pernah nyantri di sebuah pesantren di Cirebon hingga dia mengawini salah seorang putri dari ulama terkenal dikota itu. Kisah berdarah-darah saat manggung di Bandung karena kena lemparan  kursi, botol dan batu. Nah, agar tidak penasaran, silakan hunting bukunya.. Dijamin, seru deh! (lyz/foto: elexmedia)