Saat saya menyaksikan pertunjukkan musis i blues legendaris, John Mayall dalam ajang Jakarta Blues Festival akhir tahun 2011, saya mendapat pelajaran berharga, bahwa ketika kita ingin tampil sukses, dibutuhkan persiapan yang matang.  Kesabaran, ketekenunan dan keuletan menghadapi berbagai rintangan harus bisa kita lewati.

Bayangkan, saat melakukan setup alat musiknya, John Mayall bersama krunya rela ngotak-ngatik alat diatas panggung hampir 1 jam.  Untung penonton masih bersabar menunggu, meski ada satu-dua yang memprovokasi supaya lekas selesai setting alatnya dan memulai pertunjukkan.

Apa hasilnya? Konser John Mayall yang berlangsung lebih dari dua jam berlangsung sukses. Kepiawaian  musisi gaek dalam memainkan alat musik membuat ratusan penonton tercengah. Dia memainkan Keyboard, Harmonika, pluit dalam beberapa lagu karyanya. Lalu bagaimana dengan kualitas suara dari musisi yang mengiringinya? Dahsyat, semua sempurna…

Jika saja, John Mayall tidak sabar, kesal atau marah-marah dengan panitia bagian soundsystem, belum tentu konser bisa berlangsung dengan baik. Karena dengan memunculkan  sifat negative akan membuat Mood saat manggung menjadi rendah sehingga bisa dipastikan permainannya menjadi tidak maksimal.

Saya memperhatikan bagaimana John Mayall bisa dengan tenang melakukan setting alat musiknya. Tidak ada kegugupan  dan kekhawatiran diwajahnya.

Nah, ini merupakan contoh bagi kita yang ingin sukses. Ketenangan dan sabar dalam menjalani proses merupakan kunci keberhasilan menuju tangga sukses. Dan John Mayall yang dikabarkan sebagai musisi yang “hiegenis” karena sangat patuh dengan pola hidup yang teratur ternyata juga memiliki karakter sukses. Dan ini sudah dilakukan John Mayall dari dahulu saat mudanya. [lyz]