Menyaksikan deretan ruko di dekat rumahku membayangkan betapa ramainya dulu. Kini, ruko tersebut ditinggal penyewanya, Tinggal satu-dua yang masih berjalan. Itupun nampak seperti hidup segan mati tak mau. ruko terlihat tampak kusam, seperti sebuah bangunan yang tidak bertuan lagi.

Di lokasi lain, tampak ada gedung yang dibangun dengan cepat dan muncul sebuah unit usaha Baru yang melahirkan harapan bagi yang melihat, terutama pemiliknya, untuk menjadi ramai dan berkembang. Saya melihat dinamisasi sektor usaha yang dikawal oleh seorang entrepreneur berjiwa optimis.

Dalam sebuah kesempatan saya sempat berdiskusi dengan seorang teman, yang jiwa kewirausahaannya tidak diragukan. Bukan berarti dia tidak pernah gagal membangun usaha, sudah puluhan usahanya kandas, baik karena kalah bersaing atau ditipu mitra usahanya. Kini dia Masih mengawal unit usahanya dibidang perdagangan. Saya belajar banyak dari ketangguhannya berwirausaha, jatuh bangun dilalui tidak kapok atau malah balik badan banting stir kembali menjadi karyawan.

Percakapan dengan dia saya memperoleh pelajaran, terkait dengan ruko yang teronggok, dia menginspirasi saya tentang lokasi yang pas untuk berusaha:

pertama: letak tempat usaha sudah tentu ditengah keramaian. Usahakan kalau bisa dilalui jalur dua arah kendaraan, Lebih bagus lagi jika dilalui kendaraan umum. Survei pula apakah dilokasi tersebut sudah ada usaha sejenis dengan yang kita buat. Jika ada yang sama, dan anda Siap bertarung, Kira2 benefit Lebih apa yang bisa anda berikan kepada konsumen?

Kedua, penataan display usaha. Ini terkait juga dengan bentuk bangunan dan interior yang menjadi penunjang usaha. Pastikan bentuknya khas dan tipikal dengan usaha yang sedang anda Buka. Jauhi dari kesan kusam-gelap- kotor-jorok dan berantakan. Karena ini akan menjadi penilaian sendiri bagi konsumen atau klien yang Datang ke tempat usaha anda.

ketiga, faktor service atau pelayanan kepada konsumen atau klien harus dikedepankan. Misalkan bagaiamana tenaga kerja atau karyawan memperlakukan klien dan calon klien. Penampilan yang sopan dan bersahaja tentu sangat dibutuhkan. Tidak Hanya itu, gaya bahasa, pakaian dan gestur tubuh yang baik juga diperlukan. Bagian yang terkait dengan customer perlu ditegaskan kembali mengenai layanan kontinuatas atau client maintenance. Karena jika kita tidak pintar menjaganya mereka bisa Jadi akan pindah ke tempat lain, yang notabene pesaing anda.

Tiga poin ini mengilhami saya untuk terus berjuang, optimis dan maju membangun usaha. Sukses selalu untuk kita bersama.

tebet mas indah
lysthano.com