makanan1Soal makanan, aku tentu tidak pilih2. Hanya ada dua kata dlm menilai makanan, enak dan enak sekali. Tentu saja ini bukan karena sya orang jawa yang selalu toleran thd keadaan atau enggan menciptakan konflik, atau juga manut wae ketika lingkungan bilang atau bertindak yg menurut mereka baik.

Apakah ada jenis makanan yang disukai? Tempat makan favorit ? dari ribuan jenis makanan, sdh pasti ada makan yang disukai, biasa saja atau sangat tdk disukai. Tapi tentu sja, sya penasaran ingin mencoba semuanya.

Jika kita mengajak teman, pacar, istri atau keluarga untuk makan bersama, apakah kita dengan serta merta memesan makanan yg kita sukai? Masa bodoh dengan mereka yang ikut. Tentu saja ini bukan sikap yang baik. ‘kita tentu akan bertanya terlebih dahulu, jenis makanana apa ynag  disukai.

Dulu ketika masih bekerja, sang pimpinan dengan bebasnya memilih kebijakan yang kadang tdk cocok dengan kita. Mau melawan tidak bisa, krn dia atasan kita. Maka yang ada kita hanya ikut apa kata bos, padahal kita tidak yakin dan pesimis terhadap apa yang kita lakukan.

Nah  yang ini terkait dengan  ide kreatif.  Ketika saya membuat desain, ada yang bilang bagus, biasa dan kurang. Buat saya ini tidak masalah. Orang bisa dengan bebas menilai hasil karya desain saya. Dan saya harus optimis dengan mengatakan  dan pede dengan desain yang kita buat adalah bagus. Namun, juga tidak ada salahnya jika kita minta second opinion dari mereka yang ekspert atau yang mengerti seluk beluk pekerjaan kreatif. Memang pada akhirnya semua  keputusan ada dikita, apakah kita dengan serta merta langsung mengganti dan merubah gaya kita berkreatif. Atau tetap saja dengan kekukuhan pendapat kita tentang  hasil karya yang sudah kita buat.

Kita hidup untuk terus belajar. Menganggap hasil karyanya bagus padahal tidak, dikhawatirkan bisa  membuat kita menjadi naif dalam menilai diri.  Lebih baik sedikit toleran terhadap pendapat luar dan terus memperbaiki diri.

tebet, 05 feb 2009