LYSTHANO.COM | All About Music

email: lysthano@gmail.com | twitter: @lysthano

Archive for the ‘KASUS’ Category

Minggu lalu tumben saya menyimak surat pembaca di harian terbesar di Indonesia, KOMPAS. Koran bertiras jutaan ini memang menjadi alat efektif untuk beriklan. Tidak heran banyak yang memanfaatkan media ini sebagai  medium promosi dari produk yang ingin lebih dikenalkan ke masyarakat. Bagi para pengiklan, harga pasang iklan yang mahal tidak menjadi masalah.

Namun yang menjadi perhatian saya saat itu adalah, adanya tulisan singkat  pembaca koran (masyarakat) yang komplain tentang sebuah produk X dan dimuat KOMPAS dalam rubrik surat pembaca. Menyimak isinya, pembaca melakukan protes dan perlakuan produk X atas pelayanannya  yang buruk. “Tone” dari surat pembaca tersebut sudah pasti “Negatif” untuk produk X tersebut. Saya kemudian membuka halaman-demi-halamam KOMPAS dan menemukan, iklan satu halaman full dan berwarna (full-Color) dari produk yang di komplain dalam rubrik surat pembaca.  Nah, kontradiktif sudah. Iklan satu halaman VS Surat Pembaca 🙂 (more…)

Sebuah perkembangan baru terjadi di Financial Times, koran berbahasa Inggris, yang terus mengembangkan inisiatif digital berbayarnya. FT yang dibaca 2,1 juta orang setiap hari itu melaporkan jumlah pelanggan berbayar digitalnya sudah melewati angka pelanggan cetaknya.

Bahkan penjualan dari inisiatif digitalnya itu sudah mencapai nilai 50 persen dari keseluruhan penjualan kelompok FT. “Selain itu, ternyata nilai penjualan cenderung meningkat, bukan menurun,” demikian FT seperti dikutip situs TechCrunch (30/7).

Menurut FT, pelanggan digital meningkat 31%, dan sekarang mencapai lebih dari  300.000,  sedangkan pelanggan cetaknya sekarang 299.000. Sehingga basis angka pelanggan berbayar FT sekarang menjadi 599.000, atau naik 2% dibandingkan tahun lalu. (more…)

  • 0 Comments
  • Filed under: KASUS, KLIPING
  • Penarikan produk akibat cacat produksi yang sudah tersebar dan digunakan oleh jutaan orang tidak serta-merta membuat perusahaan si-Empunya barang kebaran jenggotan dan khwatir akan ditinggalkan konsumennya. Asal tahu cara melakukan ‘komunikasi’ dengan konsumen, proses penarikan barang (recall) akan berjalan mulus dan tidak berdampak apapun terhadap brand yang sudah dikenal. (more…)

    Langkah yang diambil bank mandiri membuat toko online, www.tokone.com, merupakan langkah strategis dalam mendongkrak nilai transaksi bank terbesar di Indonesia ini. Situs yang diluncurkan kemarin, 23 Nov 2011,  berisi kebutuhan masyarakat pada umumnya, mulai dari kebutuhan elektronik hingga kebutuhan alat-alat rumah tangga.

    Bisa jadi yang melandasi dimunculkannya situs ini disebabkan dengan makin maraknya toko online yang sukses meraup rupiah dalam bisnisnya. Nilai transaksi dengan jumlah besar sayang jika hanya “dilewatkan”  via transfer bank, termasuk bank mandiri. Oleh karena itu, dengan kemudahan yang ditawarkan mandiri via belanja online di tokone.com, diharapkan gaya berbelanja online perlahan bisa pindah.
    (more…)

  • 0 Comments
  • Filed under: KASUS
  • Garuda dan Naturalisasi

    Kejuaraan sepak bola “AFF Suzuki Cup 2010”  menjadi catatan penting bagi perjalanan klub sepak bola Indonesia. Setelah beberapa tahun belakangan  TIMNAS Indonesia selalu kandas  pada kejuaraan tingkat Asia, tahun ini  kok Tumben 🙂 bangkit dari tidur.  Sosiolog UI, Paulus Wirutomo, sabtu lalu (11/12) mengatakan bahwa jika suatu organisasi mengalami tekanan, maka sewaktu-waktu  tekanan tersebut bisa menghasilkan efek positif. Secara gamblang dia menyebutkan kepengurusan PSSI  dibawah NH yang  menjadi salah satu faktor tekanan.  Dan memang, kenyataannya memang demikian.  Ketika diberikannya ruang “gerak” sedikit saja, TIMNAS bergeliat menciptakan prestasi. Sejumlah kesebelasan dilibas dengan skor telak;  Malaysia, Laos, Thailand, dan hari ini Filipina.  Dari waktu kewaktu, faktor kemampuan (skill) TIMNAS juga meningkat. (more…)

  • 0 Comments
  • Filed under: KASUS
  • Persaingan yang makin ketat di Industri telekomunikasi, khususnya operator selular, menjadikan para operator tidak saja menabuh genderang perang tarif, namun juga perang  menerobos ke segmen konsumen (target market). Gerai-gerai kecil menjadi sasaran strategis bagi mereka untuk melakukan HandPhone yang dibandrol dengan layanan seluler.  Di wilayah Selatan seperti tebet, misalnya, jejeran kios kecil yang menjual Handphone sejajar dengan warung nasi atau bengkel kipas angin.  Tidak tanggung-tanggung, perusahaan selular rela “membayar” kepada sang pemilik kios untuk memasang spanduk mini dengan warna khas perusahaan.  Jadi terkadang lucu, sederetan kios-kios  menjadi beraneka warna, ada hijau, kuning, biru, merah hingga orang.

    Perang tidak cukup disiru, operator rela mendatangi konsumen di mall dan perkantoran. Masih ingat  berita antrian panjang calon pembeli HP Esia di mall sekitar bundaran HI.  Tidak bisa dibayangkan, antrian sampai keluar gedung hanya ingin mendapatkan HP murah dengan teknologi (yang katanya canggih dikelasnya).  Strategi lainnya yakni ada perusahaan selular lain juga siap mengantarkan HP jika calon pembeli mau menelpon dan minta diantar ke tempat tujuan, pembeli tinggal sebutkan jenis HP dan segera diantar, kemudian  konsumen tinggal bayar ditempat. (more…)

  • 0 Comments
  • Filed under: KASUS
  • Membaca berita di detik.com ada tawuran di Kalibata menjadi miris hati juga. Kalibata yang dikenal  sebagai makam pahlawan, secara tidak langsung ternodai dengan kejadian ini. Apalagi menjelang peringatan hari pahlawan 10 November  nanti.  Belum jelas apa masalahnya, tertera dalam tulisan itu tawuran antara FBR dengan pemuda sekitar.  Ada unsur tuduh menuduh dan mendzolimi didalamnya.

    Secara lokasi,  Kalibata Mall (KM) cukup strategis, terletak dijalan perlintasan selatan dan timur. Salah satu daya tarik Mall itu buat saya adalah karena lokasi tersebut. Beberapa kali saya singgah ke tempat itu setelah menempuh perjalanan dari depok sebelum sampai rumah di kawasan Tebet. Selain mencari  tempat makan, ada beberapa toko yang sering dikunjungi, termasuk Giant. Dulu, sebelum  direnovasi memang KM terlihat  sangat kumuh. Fasilitas penerangan yang minim, WC yang bau, hingga banyak genangan air selepas hujan yang bisa membuat orang celaka. Belum lagi banyak orang yang sekedar nongkrong-nongkrong, kumal dan menyeramkan. (more…)

  • 0 Comments
  • Filed under: KASUS
  • Categories

  • Recent Posts

  • Recent Comments

  • Archives

  • October 2017
    M T W T F S S
    « May    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • @lysthano

  • Strategic Partner

    banner-cinmi-gede

    Banner-MAXWEB-Band

  • Design: Partnership group. Theme: Sweetbox & Poker online casino.